Bersama Kopi dan Dingin

Bersama kopi dan dingin,
kutitipkan rasa rinduku kepada angin.
Ada sunyi berbunyi, pelan sekali.
Merambat lambat.
Seiring waktu yang terus bergerak.
Tidak ada kamu di situ.

Malam pecah, menumpahkan warna gelap di atas langit.
Keningku mengernyit.
Menemukanmu pasti akan jadi jauh lebih sulit.
Tak apa.
Ada siang yang akan menumpahkan warna terang.
Aku akan tenang.

Bersama kopi dan dingin.
Kutumpahkan rasa gelisah kepada hujan yang datang bersama basah.
Bawa pergi rasa sepi.
Aku akan berhenti mencari.
Aku tahu kamu akan tiba tak lama lagi.

Bersama kopi dan dingin.
Ada hangat yang pelan-pelan datang merambat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s