hari yang menggantung rindu

Kamu lupa bilang kamu akan hilang. Kamu lupa bilang selamat tinggal. Membiarkan hari demi hari  jadi berlalu tak mau tahu.

Rasa rindu menggelayutimu. Membuat langkah-langkahmu menjadi berat seakan tulang-tulang di kakimu sudah berkarat.

Tapi tak kamu biarkan dirimu jatuh. Kamu justru berjalan semakin jauh. Kamu tak mengerti, cerita ini tak bisa dihabisi seorang diri.

Kamu mau percaya kamu baik-baik saja dan akan baik-baik saja. Harga diri yang tinggi menahanmu mengangkat jari tinggi-tinggi. Kamu mau lupa, di sini ada yang luka.

Kamu tak bisa berpura-pura tak ada. Lembaran gambar rupamu bersamanya adalah bukti hari-hari lalu yang penuh haru. Tapi kamu ragu.

Kamu ingin menangis dan kamu boleh menangis sejadi-jadinya. Bilang kalau kamu memang takut berjalan sendirian.

Tapi kamu cukup tahu diri untuk tidak meminta ditemani.

Mungkin nanti ketika kamu atau dia mulai bosan dan kesepian, kamu dan dia akan saling mencari. Mungkin sekali bertemu kembali. Lalu berdua menertawai hari-hari yang menggantung rindu seperti ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s