Aku Ingin Istirahat

Aku ingin istirahat mengingatmu, tapi kepalaku sudah jadi kamar
tidurmu jauh sebelum aku mengenal namamu. Aku ingin terpejam
memimpikan wajah lain beberapa jam, tapi kau cahaya telanjang
telentang di sepasang mataku. Aku ingin memintamu bangun, tapi kau
diam dan gerak di lenganku. Kau bunyi dan sunyi di suaraku.

Bagaimana cara menyembunyikan dirimu dari diriku?

Malam ini tidak ada yang sanggup kulakukan selain membuka jendela
dan menatap kekosongan hingga langit menutup matanya yang
tenang dan lapang. Kubayangkan diriku tidur di pelupuknya. Aku
tertelan mimpi. Besok barangkali seseorang entah siapa mengetuk
pintu. Aku bangun dan tidak bisa menemukan diriku lagi.

-M. Aan Mansyur, Tidak Ada New York Hari Ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s