Membawa Serta Lupa

Aku butuh kertas dan pena
dan menulismu segera
sebelum lupa
Bahwa aku akan lupa
Dengan segera
Segala cerita
menyangkut dirimu
dulu

Ah, di mana kenangan
tadi kusimpan?
Jangan-jangan justru lupa
kubawa serta

Eh, aku harus lekas
Kuseret kakiku tegas

Hei, kenapa mesti tergesa?
Hatiku bertanya
Benar juga
Langkahku melambat
Tapi justru melupakanmu

Cepat

PS: untuk kamu yang sedang bersedih, iya kamu, lupa itu hanya urusan waktu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s