Jika Sendiri

Di atas aspal yang ditimpa terik matahari, aku berjalan tanpa suara. Tanpa berpikir apa-apa.

Kepala ini bandara. Orang banyak berlalu lalang. Tetapi tidak ada yang tinggal.

Seseorang,
duduk di ujung kursi panjang. Seseorang yang lain, di ujung lainnya. Berseberangan.

Itu adalah kau
Itu adalah aku

Selamanya kita,
berada pada jalan dengan tepi yang berbeda. Tak ada temu pada dua titiknya.

Di atas aspal, aku berjalan tanpa suara. Tidak ada kau di sisiannya.

Matahari
bersinar kian terik. Sedemikian lama
hingga tiba di pintu senja.

Tapi memang. Tak pernah ada yang berkata,
Jalan ini mudah. Sudah sejak langkah pertama.

 

Advertisements

4 thoughts on “Jika Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s