Menenangkan Rindu

  Warna yang sama bisa tampak sunyi dan riang sekaligus. Langit paham hal-hal semacam itu. Kata-katamu bicara terlalu banyak tapi tidak pernah cukup. Langit selalu cukup dengan cuaca dan pertanyaan- pertanyan. –M. Aan Mansyur

Membawa Serta Lupa

Aku butuh kertas dan pena dan menulismu segera sebelum lupa Bahwa aku akan lupa Dengan segera Segala cerita menyangkut dirimu dulu Ah, di mana kenangan tadi kusimpan? Jangan-jangan justru lupa kubawa serta Eh, aku harus lekas Kuseret kakiku tegas Hei, kenapa mesti tergesa? Hatiku bertanya Benar juga Langkahku melambat Tapi justru melupakanmu Cepat PS: untuk […]

Catatan lari pagi

Kamu tidak pernah tahu sejauh apa Kamu mampu berlari Juga tak pernah berpikir tentang berapa besar kekuatan yang kamu miliki Jangan memandang diri rendah Kamu tidak lemah Kamu memiliki kekutan itu Bahkan jauh lebih banyak daripada yang bisa kamu bayangkan “Seberapa jauh kamu mampu berlari hari ini?” Tanyamu menyelidik. “Sejauh-jauhnya,” jawabku, “selama bersamamu, insyaAllah aku […]

Tinggal yang tertinggal

Di atas meja makan pagi ini kita sarapan Sekali lagi merayakan kebersaman        atau perpisahan Tak bisa lagi kubedakan Heran Manusia gemar sekali melupakan juga menghancurkan Dan dengan senyum kita bahkan sempat saling mengucap selamat                                      Pada genggaman yang erat tapi tak menyisa hangat Tinggal yang tertinggal, Selamat tinggal

Sampai Nanti

Aku senang membacamu Menelusuri likuan hidupmu Menertawakan semua yang kamu tertawakan Atau menangisi     semua yang kamu tangisi Kamu percaya bahagia itu sederhana     Seperti bahagia membagi sepotong roti               untuk dimakan bersama Selalu juga kamu percaya semua                          yang aku katakan,            Serius sayang bukan Sirius yang paling terang Tapi kamu Kamu tertawa   Mengiyakan semua bahkan yang diam-diam tak […]