Meneguk Rasa yang Kamu Suka

Aku terkesiap ketika dia menyampirkan jaketnya di bahuku. Bukannya dia tidak pernah menunjukkan perhatian sebelumnya, hanya saja ini terlalu tiba-tiba dan aku jadi sedikit terkejut. Aku ingin tersenyum kepadanya sebagai ungkapan rasa terima kasih, tetapi rasa kagetku mengacaukan segalanya. Oke baiknya aku mengaku, aku tidak hanya sedikit terkejut, tetapi aku sangat terkejut. Memang bukan kebiasaanku […]

Untuk L, dengan cinta

Di kepalaku muncul beragam pertanyaan seperti, bagaimana kamu bisa tetap berdiri di antara teman-temanmu malam itu. Sambil memasang senyum yang seperti ingin bilang, aku baik-baik saja dan ini bukan bohong. Bagaimana kamu bisa dengan rapi menyembunyikan kecamuk dalam pikiranmu juga duka yang seperti ingin kamu telan saja sendirian, sedang kami -aku dan teman-temanmu- tahu, kamu […]

Cara Mengingatmu

Kamu selalu mengernyit Setiap kali menyengaja aku lupa Kutambahi gula pada setiap kopimu yang pahit Tapi kamu minum juga Aku tidak pernah percaya bahwa Rasa pahit mampu membuatmu Berdiri lebih kokoh ketika semua hal di sekitarmu Menyuruhmu roboh Dan kamu tidak pernah percaya bahwa Rasa manis mampu membuatmu tertawa Bahkan di saat semua hal di […]

Pulang

Aku rindu tapi tahu takan sampai aku padamu Berputar terlalu lama Nyatanya membuatku lupa Kamu pernah ada di suatu tempat istimewa yang tidak bisa sesiapapun temukan di mana-mana Bagaimana bisa kukembalikan Selebar peta yang kau berikan Kamu bilang Simpan Kelak jika lupa Selalu bisa Kamu temukan jalanmu pulang

dari Sebelum Sendiri

Sebenarnya puisi ini sudah lama nyangkut di kepala, sudah sejak pertama bukunya datang dibungkus kertas cokelat, di depan pintu, beberapa waktu lalu. Saya gemas. Puisi ini harus ada di blog ini. Maka selamat menikmati… barangkali kau, barangkali aku, telah tersesat sungguh sejauh ini – kata dan kita saling ingkar. orang-orang menyebut cinta. tapi kita sedang […]

Sebuah Perayaan

Aku tahu bahwa yang ingin kamu sampaikan lebih dari sekedar selamat. Bahwa kita mendamba serupa pesta. Perayaan. Merayakan kemenangan atau barangkali kekalahan. Di kebun belakang, tepat sebelum ribuan terompet dibunyikan. Atau kembang-kembang api dinyalakan. “Siapa lagi yang kau undang?” “Tak ada. Hanya kau.” Kamu mengangkat ujung kanan dan kiri bibirmu, menyuguhkan senyum terhangat di dunia. […]

Keinginan Kemenangan

Kemenangan tidak pernah datang dengan mudah, atau mudah-mudahan. Kamu perlu berusaha, berdoa dan berkeinginan menjadi pemenang.¬†Ketiganya tentu sama penting. Tapi, mana yang layaknya menjadi dasar atau langkah awal sebuah kemenangan? -Doa, usaha, atau keinginan? Seseorang pernah bertanya tentang seberapa besar keinginanku menjadi pemenang. Ketika itu aku bilang cukup besar atau mungkin sangat besar, tapi jujur […]